Relawan TIK Bojonegoro

Nova Wijaya dan Ali Imron sebagai Duta Anti Hoax Polres Bojonegoro

Menyongsong Tahun politik 2018/2019 kali ini Polres Bojonegoro menggelar Police Expo 2018 di Alun РAlun Bojonegoro. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka Kampanye Damai memerangi informasi palsu (Hoax), ujaran kebencian (Hate Speech) yang mengancam terhadap kesatuan NKRI. Dalam kesempatan itu digelar beberapa rangkaian kegiatan mulai dari Pameran, Panggung Hiburan dan Penyematan Duta Anti Hoax. Terpilih Nova Wijaya Gadis kelahiran Kedungadem yang juga sebagai Pengurus Relawan TIK Bojonegoro dan Ali Imron Pemuda kelahiran Kapas Bojonegoro sebagai Duta Anti Hoax Bojonegoro.

Kegiatan Pameran (Expo) diikuti oleh seluruh jajaran Polres Bojonegoro, mitra Polres Bojonegoro yang salah satunya Relawan TIK Bojonegoro, Saka Bhayangkara Polres Bojonegoro, Netizen Bojonegoro, dan Pemerintah Daerah.

Bapak Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro, SH, S.IK, M.Si berharap dengan dikukuhkannya Duta Anti Hoax ini bisa menjadi agen yang terus mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat agar bisa bijaksana dan cerdas dalam menyikapi berita Hoax, Ujaran kebencian dan Isu – Isu yang mengancam keamanan, kedamaian dan mengacam keutuhan NKRI. Selain itu pula dengan diadakan kegiatan ini harapan beliau sebagai bentuk kampanye damai menyonsong Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 secara damai.

Selain diadakan kegiatan diatas juga diadakan Deklarasi Anti Hoax oleh seluruh masyarakat Bojonegoro. Adapun artis yang hadir sebagai pengisi panggung hiburan adalah Cita Citata, JROCK dan Republik yang dikemas dengan nama panggung hiburan “RockDut”. Selamat dan Sukses buat Duta Anti Hoax, semoga bisa menjalankan amanah dengan sebaik – baiknya. (Shela/)

Selamet Shela

Add comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Relawan TIK Bojonegoro

Organisasi Sosial kemasyarakatan yang bersifat nir-laba, independen, philantrophis, mandiri mendasarkan pada upaya pengembangan pengetahuan, keterampilan ilmu pengetahuan di bidang TIK bagi anggota serta warga masyarakat, aktivitas dirintis sejak tanggal 9 Desember 2008 di Jakarta dan dibentuk kepengurusan di Bojonegoro tanggal 18 Oktober 2013.