Relawan TIK Bojonegoro

Semarak Festival Banyu Urip 2018

Bojonegoro (Gayam) – Demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Bojonegoro kearah lebih baik, Forum Pengurus karang taruna Kecamatan Gayam didukung oleh ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) mempersembahkan Festival Banyu Urip, sebuah event pameran produk unggulan, budaya, dan edukasi masyarakat, serta diskusi kepemudaan secara interaktif.Festival tersebut resmi dibuka hari Jumat (16/11/2018) dan berlangsung tiga hari, hingga Minggu (18/11/2018).

ketua Karang Taruna Kecamatan Gayam, Mohammad Kundori atau yang akrab disapa Ndori menjelaskan, Festival Banyu Urip merupakan wujud kolaborasi antara usaha hulu migas dengan masyarakat dan pemerintah dalam merayakan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro. Kegiatan ini, kata dia, didukung sepenuhnya oleh operator minyak Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL).

Menurutnya, pengunjung juga bisa menyaksikan berbagai produk unggulan lokal dalam pameran. Mulai dari batik jonegoroan produksi Kecamatan Gayam, berbagai macam kerajinan tangan, olahan-olahan jamur, beras organik, dan beragam produk pertanian.

Sementara itu, Plt Camat Gayam, Sahari menyampaikan bahwa Festival Banyu Urip bukan hanya sekadar memeriahkan ulang tahun kecamatan. Bagi dia, Festival Banyu Urip adalah wujud kebersamaan dan keberhasilan masyarakat dan perusahaan dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.

Sahari berpesan agar hubungan yang baik dan kerjasama yang konstrukstif ini harus terus dipertahankan.

“Keberhasilan proyek negara di Lapangan Banyu Urip ini juga adalah karena kerjasama yang baik semua elemen masyarakat,” katanya.

Perwakilan EMCL, Rexy Mawardijaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa dukungan kepada Festival Banyu Urip adalah bentuk apresiasi kepada berbagai upaya yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan proyek negara di Lapangan Banyu Urip.

“Kami mendukung penuh acara ini sebagai bagian dari wujud kolaborasi dan sinergi positif dengan karang taruna, pemerintah desa, dan pemerintah kecamatan, serta segenap masyarakat di Kecamatan Gayam,” ucap Rexy.

Rexy menjelaskan dukungan EMCL dalam Festival Banyu Urip 2018 ini juga sebagai partisipasi EMCL dalam merayakan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam. Sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro.

“ Semoga masyarakat Bojonegoro semakin maju, sejahtera dan semakin produktif dengan semangat energi baru, dalam rangka Hari Jadi ke-341 Kabupaten Bojonegoro dan Hari Jadi ke-6 Kecamatan Gayam. ” ujarnya.

Relawan TIK Bojonegoro

Organisasi Sosial kemasyarakatan yang bersifat nir-laba, independen, philantrophis, mandiri mendasarkan pada upaya pengembangan pengetahuan, keterampilan ilmu pengetahuan di bidang TIK bagi anggota serta warga masyarakat, aktivitas dirintis sejak tanggal 9 Desember 2008 di Jakarta dan dibentuk kepengurusan di Bojonegoro tanggal 18 Oktober 2013.